1.
Pengertian HTML 5
HyperText Markup
Language (HTML) adalah suatu spesifikasi atau standard yang dikeluarkan oleh
W3C (World Wide Web Consortium) sebagai revisi dari standard HTML. Tujuan
utamanya telah meningkatkan bahasa dengan dukungan untuk multimedia terkini
dengan tetap mudah dibaca oleh manusia dan secara konsisten dimengerti oleh
komputer dan perangkat (web browser, parser, dll). HTML5 dimaksudkan untuk
menggolongkan tidak hanya HTML 4, tapi XHTML 1 dan DOM Level 2 HTML juga.HTML5
ini merupakan hasil proyek dari lembaga persatuan website dunia, World Wide Web
Consortium (W3C) dan Web Hypertext Application Technology Working Group
(WHATWG). Proyek tersebut dimulai di tahun 2009 untuk menyempurnakan bahasa
penanda sebelumnya yang dianggap sudah lawas. Tujuan utama dengan adanya HTML5
adalah mengurangi penggunaan plugin-plugin 3rd party pada HTML sehingga dapat
mempercepat kinerja web itu sendiri. Plugin-plugin tersebut seperti Adobe
Flash, Microsft Silverlight, Java dan lain-lainnya.
HTML adalah
sebuah bahasa markup yang digunakan
untuk membuat sebuah halaman web, menampilkan berbagai informasi di dalam
sebuah Penjelajah web Internet dan
formating hypertext sederhana yang ditulis kedalam berkas format ASCII agar
dapat menghasilkan tampilan wujud yang terintegerasi. Dengan kata lain, berkas
yang dibuat dalam perangkat lunak pengolah kata dan disimpan kedalam
format ASCII normal sehingga
menjadi home page dengan perintah-perintah HTML. Bermula dari sebuah bahasa
yang sebelumnya banyak digunakan di dunia penerbitan dan percetakan yang
disebut dengan SGML (Standard
Generalized Markup Language),HTML adalah sebuah standar yang digunakan secara
luas untuk menampilkan halaman web. HTML saat ini merupakan standar Internetyang didefinisikan dan dikendalikan penggunaannya olehWorld Wide Web Consortium (W3C). HTML dibuat
oleh kolaborasi Caillau TIM dengan Berners-lee robert ketika mereka bekerja di
CERN pada tahun 1989 (CERN adalah lembaga penelitian fisika energi tinggi di
Jenewa).
Tahun 1980, IBM
memikirkan pembuatan suatu dokumen yang akan mengenali setiap elemen dari
dokumen dengan suatu tanda tertentu. IBM kemudian mengembangkan suatu jenis
bahasa yang menggabungkan teks dengan perintah-perintah pemformatan dokumen.
Bahasa ini dinamakan Markup Langiage, sebuah bahasa yang menggunakan
tanda-tanda sebagai basisnya. IBM menamakan sistemnya ini sebagai Generalized
Markup Language atau GML.
Tahun 1986, ISO
menyatakan bahwa IBM memiliki suatu konsep tentang dokumen yang sangat baik,
dan kemudian mengeluarkan suatu publikasi ( ISO 8879 ) yang menyatakan markup
language sebagai standar untuk pembuatan dokumen-dokumen. ISO membuat bahasa
ini dari GML milik IBM, tetapi memberinya nama lain, yaitu SGML ( Standard Generalized Markup Language ).
ISO dalam publikasinya
meyakini bahwa SGML akan sangat berguna untuk pemrosesan informasi teks dan
sistem-sistem perkantoran. Tetapi diluar perkiraan ISO, SGML dan terutama
subset dari SGML, yaitu HTML juga berguna untuk menjelajahi internet. Khususnya
bagi mereka yang menggunakan World Wide Web. Versi terakhir dari HTML adalah
HTML 4.01, meskipun saat ini telah berkembang XHTMLyang merupakan pengembangan dari HTML.
HTML5 adalah sebuah bahasa markah untuk menstrukturkan dan menampilkan isi dari Waring Wera Wanua, sebuah teknologi inti
dariInternet. HTML5 adalah revisi
kelima dari HTML (yang pertama kali
diciptakan pada tahun 1990 dan versi
keempatnya, HTML4, pada tahun1997) dan hingga bulan Juni 2011 masih dalam pengembangan. Tujuan utama pengembangan HTML5
adalah untuk memperbaiki teknologiHTMLagar mendukung teknologi multimedia terbaru, mudah dibaca oleh
manusia dan juga mudah dimengerti oleh mesin.
HTML5 merupakan salah
satu karya Konsortium Waring Wera
Wanua(World
Wide Web Consortium, W3C) untuk mendefinisikan sebuah bahasa markah tunggal
yang dapat ditulis dengan cara HTML ataupun XHTML. HTML5 merupakan jawaban atas
pengembangan HTML 4.01 dan XHTML 1.1 yang selama ini berjalan terpisah, dan
diimplementasikan secara berbeda-beda oleh banyak perangkat lunak] pembuat web.
HTML5 adalah versi
revisi ke lima dari kakak pendahulunya, HTML dan HTML4. Banyak fitur tambahan
yang ada di HTML5 membuat para programmer web semangat untuk mempelajarinya.
2.
Sejarah HTML 5
Hypertext Markup
Language (HTML)
adalah bahasa yang digunakan untuk menulis halaman web. HTML merupakan
pengembangan dari standar pemformatan dokumen teks yaitu Standard Generalized
Markup Language (SGML). HTML sebenarnya adalah dokumen ASCII atau teks biasa,
yang dirancang untuk tidak tergantung pada suatu sistem operasi tertentu.
HTML dibuat oleh Tim
Berners-Lee ketika masih bekerja untuk CERN dan dipopulerkan pertama kali oleh
browser Mosaic. Selama awal tahun 1990 HTML mengalami perkembangan yang sangat
pesat. Setiap pengembangan HTML pasti akan menambahkan kemampuan dan fasilitas
yang lebih baik dari versi sebelumnya. Namun perkembangan resmi dikeluarkan
pada bulan November 1995 oleh IETF (Internet Engineering Task Force). HTML 2.0
ini merupakan penyempurnaan dari HTML+ (1993).
HTML 3.0 (1995)
memberikan kemampuan lebih daripada versi sebelumnya. Sebuah usaha dari World
Wide Web Consortium’s (W3C) HTML Working Group pada tahun 1996 menghasilkan
HTML 3.2. HTML versi ini secara resmi diterbitkan pada bulan Januari 1997. HTML
versi terbaru adalah HTML 4.01 yang dikeluarkan secara resmi oleh W3C pada
tanggal 24 April 1998. HTML merupakan perbaikan dari HTML 4.0 yang lebih dulu
diterbitkan. (18 Desember 1997).
Awal mulanya sebenarnya
Sejarah HTML atau Hypertext Markup Language telah menjadi teknologi utama untuk
Web sejak awal tahun 1990-an. Tim Berners-Lee menciptakan HTML pada tahun 1989
sebagai cara sederhana namun efektif untuk mengkodekan dokumen elektronik.
Bahkan, tujuan awal dari web browser adalah untuk melayani sebagai pembaca
untuk dokumen berformat HTML. Dua dekade kemudian, browser itu sendiri telah
menjadi sebuah portal ke dunia media online. Itu sebabnya HTML5 tidak hanya
sebagai revisi HTML, tetapi juga sebagai standar yang komprehensif untuk
bagaimana halaman web bekerja.
Pada tahun 1994, HTML
masih dalam revisi pertama, Mosaic dan Netscape mendominasi pasar browser, dan
kebanyakan orang belum familiar dengan istilah World Wide Web. Tahun itu,
pencipta HTML Berners-Lee memimpin kelompok untuk membuat Web standar
yang dikenal sebagai World Wide Web Consortium (W3C).
Meskipun W3C adalah
kewenangan standarisasi yang diakui saat ini, para pemain komersial di pasar
browser 1990 mengabaikan standar-standar ini dan merintis jalan mereka sendiri.
Pada tahun 1995, W3C menerbitkan revisi kedua dari standar HTML, dan Web
pendatang baru Microsoft menjadi platform browser Internet Explorer (IE).
Selama perang browser
awal, para pengembang Web ditantang untuk menjaga situs mereka selalu
kompatibel dengan setiap rilis baru dari browser utama. Meskipun W3C telah
menerbitkan HTML 3.2 pada tahun 1997, diikuti dengan HTML 4 tahun 1998,
mengikuti standar sepertinya kurang penting dibandingkan menjaga fitur browser
yang disajikan pengembang. Hal ini berlangsung hingga tahun 2003 ketika
komunitas berbasis Mozilla Foundation mematahkan tren. Setelah dibebaskan
Browser Mozilla asli, yang diikuti oleh browser Firefox pada tahun 2004,
Mozilla cepat mendominasi dibandingkan IE.
Sementara Mozilla
Firefox terus berkembang menggunakan HTML 4 standar, Mozilla bergabung dengan
Apple dan Opera pada tahun 2004 untuk membentuk kelompok yang disebut Web
Hypertext Application Technology Working Group (WHATWG). Tujuan dari WHATWG
adalah untuk menjaga perkembangan siklus HTML. WHATWG dan W3C mengkombinasikan
spesifikasi yang ada untuk HTML dan XHTML untuk dikembangkan lebih lanjut
dengan spesifikasi HTML 5 baru.
3.
Pengenalan HTML
HTML5 adalah versi
kelima dari HTML standar yang pertama kali diciptakan pada tahun 1990. HTML5
hingga bulan September 2011 ini masih dalam tahap pengembangan. HTML5 ini
diharapkan dapat memperbaiki teknologi HTML sehingga mendukung teknologi
multimedia terbaru serta lebih mudah dimengerti oleh manusia maupun mesin.
Meski masih dalam tahap pengembangan, perlu kiranya kita mengenal HTML5 ini.
Berikut coding-coding menarik di HTML5.
<html><body>Ini contoh Video<br />
<video width="320" height="240" controls="controls">
<source src="http://img.muchad.com/film.mp4" type="video/mp4" />
<source src="http://img.muchad.com/film.ogg" type="video/ogg" />
<source src="http://img.muchad.com/film.webm" type="video/webm" />
Browser Anda tidak mendukung Video Tag.
</video>
<br /><br />
Ini contoh Audio<br />
<audio controls="controls">
<source src="http://img.muchad.com/song.ogg" type="audio/ogg" />
<source src="http://img.muchad.com/song.mp3" type="audio/mpeg" />
Browser Anda tidak mendukung Elemen Audio.
</audio>
<br /><br />
Contoh Input<br />
<form action="" method="get">
Homepage:
<input type="url" name="user_url" /><br /><br />
<input type="submit" />
</form>
<br /><br />
<form action="" method="get">
E-mail:
<input type="email" name="user_email" /><br /><br />
<input type="submit" />
</form>
</body>
</html>
|
Tampilan dari coding di atas adalah sebagai berikut:
Ini contoh Video
Browser Anda tidak mendukung Video Tag.
Ini contoh Audio
Browser Anda tidak mendukung Elemen Audio.
Contoh Input
Top of Form
Homepage:
Bottom of Form
Top of Form
E-mail:
Bottom of Form
Contoh file video dan suara muchad peroleh dari Wikipedia.
INGAT! Untuk video dan suara tidak semua browser mendukung berikut
listnya:
|
Format Audio
|
IE 9
|
Firefox 3.5
|
Opera 10.5
|
Chrome 3.0
|
Safari 3.0
|
Ogg Vorbis
|
No
|
Yes
|
Yes
|
Yes
|
No
|
MP3
|
Yes
|
No
|
No
|
Yes
|
Yes
|
Wav
|
No
|
Yes
|
Yes
|
Yes
|
Yes
|
4.
Manfaat Menggunakan HTML 5
Ø Dukungan
suara dan video
Pengembang web bekerja
tanpa lelah untuk membuat software yang streaming video, animasi layar dan
mengintegrasikan dengan situs web Jaringan pribadi seperti Facebook dan
Twitter. Dalam pencarian mereka untuk membuat aplikasi gambar dan video mereka
harus belajar dan menerapkan alat-alat, termasuk Silverlight dan Flex atau tool
JavaScript lainnya. Namun, ha ini meningkatkan waktu dan kompleksitas untuk
mengembangkan Aplikasi Web umum dan perangkat lunak. Dengan dukungan HTML,
audio dan embedding video mungkin, serta grafik dan gambar berkualitas.
Ø Peningkatan
membentuk elemen objek
Format HTML5 juga menawarkan
bentuk ditingkatkan untuk mencari kotak, input teks dan bidang lain yang
relevan dan menawarkan validasi data yang mudah dan interaksi dengan elemen
halaman serta perbaikan yang berarti lainnya.
Geo-Lokasi
HTML5 mendukung fitur
geo-lokasi canggih, terlepas dari apakah yang diberikan oleh GPS atau tidak,
secara langsung diterapkan pada semua browser HTML5 kompatibel. Lintang Google
pada iPhone adalah contoh terbaik dari Geo-lokasi. Aplikasi geo-lokasi
benar-benar platform independen.
Ø User-friendly
interface
Format
HTML5 juga fitur baru dan lebih baik Database API umum digunakan secara lokal.
Sederhananya, ia menyediakan penyimpanan yang jelas database yang memberikan
pengembang kesempatan untuk menyimpan atau menyimpan data terstruktur. Database
ini digunakan ketika Anda ingin menyimpan belanja produk keranjang untuk situs
belanja secara online.
HTML5 tidak dapat
diandalkan dalam hal format karena web browser yang berbeda karena mereka tidak
mendukung salah satu format tunggal. diambil dari situs orang pandai cerita.
5.
Dasar-dasar HTML 5
Mendesain HTML berarti
melakukan suatu tindakan pemrograman. Namun HTML bukanlah sebuah bahasa
pemrograman. Namun HTML hanyalah berisi perintah-perintah yang telah
terstruktur berupa tag-tag penyusun. Menuliskan tag-tag HTML tidaklah sebatas hanya memasukkan perintah-perintah tertentu
agar HTML kita dapat di akses oleh browser. Mendesain HTML adalah adalah sebuah
seni tersendiri. Homepage yang merupakan implementasi dari HTML adalah refleksi
dari orang yang membuatnya. Untuk itu kita perlu mendesainnya dengan baik agar
para pengunjung homepage yang kita buat merasa senang dan bermanfaat.
Mendesain HTML dapat
dilakukan dengan dua cara:
1. Menggunakan HTML Editor, seperti Microsoft FrontPage, Adobe
Dreamweaver, dan lain-lain. Dapatkan editor HTML lainnya disini.
2. Dengan cara menuliskan sendiri secara manual satu persatu
tag-tag HTML ke dalam dokumen HTML.
6.
Fitur-fitur baru HTML 5
· Unsur kanvas untuk
menggambar.
· Video dan elemen audio
untuk media pemutaran.
· Dukungan yang lebih baik
untuk penyimpanan secara offline.
· Elemen konten
yang lebih spesifik, seperti artikel, footer, header,
navigation, section.
navigation, section.
· Bentuk kontrol form
seperti kalender, tanggal, waktu, e-mail, URL, search.
Seiring dengan
perkembangan Web yang semakin inovatif, HTML 4 yang telah berkibar selama
hampir satu dekade ini akhirnya mulai semakin dikembangkan kearah yang lebih
baik atau kita kenal dengan nama HTML 5.
HTML 5 menjanjikan
fleksibilitas lebih bagi penulis, memungkinkan Website lebih menarik dan
interaktif serta memperkenalkan dan meningkatkan berbagai Fitur, seperti
Kontrol bentuk, API, multimedia, struktur, dan semantik.
Markup untuk Dokumen
dapat digambarkan sebagai berikut:
<body>
<header>…</header>
<nav>…</nav>
<article>
<section>
…
</section>
</article>
<aside>…</aside>
<footer>…</footer>
</body>
Contohnya, Struktur
Dibawah ini yang ditandai dengan bagian nested dan elemen h1:
<section>
<h1>Level
1</h1>
<section>
<h1>Level
2</h1>
<section>
<h1>Level
3</h1>
</section>
</section>
</section>
Perhatikan Struktur
Diatas, Untuk kompabilitas yang lebih baik dengan Browser saat ini, telah
dimungkinkan menggunakan elemen post lain (h2 untuk h6) tepat ditempat elemen
h1. itulah salah satu keuntungan menggunakan elemen ini.
Dengan mengidentifikasi
halaman menggunakan elemen sectioning spesifik, teknologi bantu dapat membantu
pengguna untuk lebih mudah menavigasi halaman. Misalnya, mereka dengan mudah
dapat melompat ke bagian navigasi atau cepat melompat dari satu artikel ke
berikutnya tanpa perlu bagi penulis untuk memberikan skip link.
Pada elemen header anda
dapat menyertakan sub judul, informasi atau lainnya. Seperti Struktur Dibawah
Ini:
<header>
<h1>A Preview of
HTML 5</h1>
<p>By
Ferdinand</p>
</header>
<header>
<h1>Example
Blog</h1>
<h2>Insert tag
line here.</h2>
</header>
Setelah itu bagian
lainnya adalah Footer yang berisi data hak Cipta, Link ke halaman Terkait dan
lainnya, Strukturnya seperti dibawah ini:
<footer>© 2010 DJ
Note Inc.</footer>
Selanjutnya adalah
bagian link navigasi, dengan struktur seperti dibawah ini:
<nav>
<ul>
<li><a
href=”/”>Home</a></li>
<li><a
href=”/prolog”>Prolog</a></li>
<li><a
href=”/contact”>Contact</a></li>
<li><a
href=”/about”>About</a></li>
</ul>
</nav>
Selanjutnya adalah
Struktur Sidebar, seperti dibawah ini:
<aside>
<h1>Archives</h1>
<ul>
<li><a
href=”/2010/09/”>September 2010</a></li>
<li><a
href=”/2010/08/”>August 2010</a></li>
<li><a
href=”/2010/07/”>July 2010</a></li>
</ul>
</aside>
Selanjutnya, Section
yang merupakan bagian utama dalam sebuah dokument, misalnya kita bayangkan
seperti sebuah Bab dengan Struktur seperti dibawah ini:
<section>
<h1>Chapter 1:
Saya Orang Kreatif</h1>
<p>
Banyak yang bilang saya
gak cerdas dan bengal, dan saya akui demikianlah saya, tapi ditengah kebodohan
saya, saya tetap bersyukur diberikan otak yang kreatif oleh Tuhan
…</p>
</section>
Terakhir adalah Unsur
artikel, yang berisi konten, postingan, komentar dan lainnya, Strukturnya
seperti dibawah ini:
<article
id=”comment-3″>
<header>
<h4><a
href=”#comment-3″ rel=”bookmark”>Comment #3</a>
<p><time datetime=”2010-08-29T13:58Z”>August 29th,
2010 at 13:58</time>
</header>
<p>Blogwalking Gan!</p>








0 komentar:
Posting Komentar